🚨 : Panggilan Bangun Astronot dari Luar Angkasa Setelah menghabiskan 178 hari di Stasiun Luar Angkasa Internasional, astronot Ron Garan kembali ke Bumi dengan kesadaran yang mengguncang dia - kita hidup dalam kebohongan. Dari orbit, dia melihat planet kita sebagai satu bola biru bersinar - tanpa batas, tidak ada bangsa, tidak ada perpecahan - hanya satu rumah rapuh yang mengambang dalam kegelapan yang luas. Namun di sini, kita hidup seolah-olah kita terpisah, memperebutkan garis yang bahkan tidak ada dari luar angkasa. Dia menyaksikan badai petir berkedip-kedip seperti detak jantung, aurora menari melintasi kutub, dan atmosfer biru tipis yang melindungi semua kehidupan - pengingat betapa halusnya dunia kita sebenarnya. Garan mengatakan prioritas umat manusia terbalik: kami telah mengutamakan ekonomi, padahal seharusnya Planet → Masyarakat → Ekonomi. Karena tanpa planet yang berkembang, tidak ada lagi yang bertahan. Pesannya jelas dan mendesak - 🌎 Bumi adalah pesawat ruang angkasa bersama kita. Kami bukan penumpang... Kami adalah kru. Dan inilah saatnya kita mulai bertindak seperti itu.